Blogger Templates

Rabu, 03 Agustus 2011

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU DENGAN SERVISITIS

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU DENGAN SERVISITIS
Pengertian
Servisitis adalah peradangan dari selaput
lendir dari kanalis servikalis, karena epitel
selaput lendir kanalis servikalis hanya terdiri
dari satu lapisan sel selindris sehingga lebih
mudah terinfeksi di banding selaput lendir
vagina.
Etiologi
Servisitis disebabkan oleh kuman-kuman : trikomonas vaginalis, kandidia dan mikroplasma, streptokokus, enterococus, e.coli dan stapilococus. Kuman ini menyebabkan deskuamasi pada epitel gepeng dan perubahan inflamasi kromik dalam jaringan serviks yg mengalami trauma.
Gejala klinis
keputihan hebat, biasanya kental dan biasanya berbau
Sering menimbulkan erosi pada portio yang tampak seperti daerah merah menyala.
Pada pemeriksaan inspekulo kadang-kadang dapat dilihat keputihan yang kental keluar dari kanalis servikalis. Kalau portio normal tidak ada ectropion (mukosa kanalis servikalis tampak dari luar), maka harus diingat kemungkinan gonorroe
Gejala-gejala non spesifik seperti nyeri punggung, dan gangguan kemih
Perdarahan saat melakukan hubungan seks
Asuhan kebidanan pada servisitis
Os datang ke UGD
Quick check : pusing, pandangan kabur, mual, muntah, nyeri ulu hati, sesak, keluar darah banyak: tidak ada.
Ny. N 29th IRT bersuamikan Tn. B 40th. os mengaku ini anak ketiga. Anak pertama dan kedua lahir spontan di bidan+sehat, anak ketiga lahir 40 hari yang lalu oleh bidan usia kehamilan aterm BB 3200 gram JK: laki2 .Riwayat penyakit, alergi obat, operasi : tidak ada
S : pasien mengeluh Keputihan banyak, kental dan berbau, perdarahan setelah hubungan, nyeri kencing, sakit pinggang.
O : Keadaan umum : baik
kesadaran : Compos Mentis
keadaan emosional : stabil
konjungtiva : tidak pucat
sklera : tidak ikhterik
Tanda-tanda vital : tekanan darah : 110/70 mmHg
nadi : 84 x/menit
pernafasan : 21 x/menit
suhu : 36ÂșC

Palpasi payudara : lemas pengeluaran ASI : +/+
Palpasi Abdomen : lemas kembung : tidak ada
TFU : sudah tidak teraba
- Inspeksi : tampak keputihan yg banyak berwarna putih kekuningan dan berbau
- Inspekulo : dapat dilihat keputihan yg kental keluar dari kanalis servikalis, berbau, warna putih kekuning- kuningan, Pada portio tampak adanya erosi.
-Pemeriksaan penunjang : diakukan cek DPL dan dilakukan GTC
A : P3 Ao Post Partum 40 hari dengan Servisitis
P :
Menginformasikan hasil pemeriksaan kepada ibu dan suami mengenai keadaan ibu saat ini, bahwa ibu mengalami radang mulut rahim.
Melakukan inform consent untuk persetujuan tindakan medik yang akan dilakuan.
Melakukan kolaborasi dengan dokter untuk :
- Menganjurkan ibu untuk pemeriksaan paps mear.
- Pemberian antibiotika terutama kalau dapat ditemukan gonococcus dalam secret
- Bila cervicitis tidak spesifik dapat diobati dengan rendaman dalam AgNO3 10 % dan irigasi.
- Erosi dapat disembuhkan dengan obat keras seperti, AgNO3 10 % atau Albothyl yang menyebabkan nekrose epitel silindris dengan harapan bahwa kemudian diganti dengan epitel gepeng berlapis banyak.
Memberikan motivasi kepada ibu bahwa ibu dapat menghadapi masalah ini.
Memberikan penyuluhan kepada ibu mengenai personal hygiene
- Servisitis kronika pengobatannya lebih baik dilakukan dengan jalan krioterapi.
Tindakan krioterapi
Alat dan bahan :
Unit krioterapi
spekulum
Kapas swab
Sarung tangan DTT
Larutan asam asetat 3-5%
Larutan klorin u/ dekontaminasi alat
Langkah :
1. Katakan pada ibu bahwa speculum akan dimasukkan kedalam vagina dan akan merasa sedikit ada tekanan.
2. Masukkan speculum sampai ada tekanan dan buka blades u/ melihat serviks, atur spekulum agar terlihat jelas.
3. Kunci spekulum dalam posisi terbuka sehingga tetap berada ditempatnya u/ melihat serviks.
4. Gunakan kapas swab u/ menghilangkan darah, cairan atau mukosa dari serviks.jika perlu oleskan asam asetat sehingga lesi dapat terlihat.
5. Arahkan probe kelangit-langit. Tekan tombol freeze selama 1detik, tekan tombol defrost selama 1detik u/ mengeluarkan gas dari tabung.
6. Kencangkan cryotip d/ lapisan pelindung keujung probe.
7. Tempelkan cryotip pada serviks, pastikan nipple berada ditengah dan ditempatkan secara merata. Pastikan agar dinding vagina tidak bersentuhan d/ cryotip.
8. Memberitahukan ibu bahwa tindakan tersebut akan menimbulkan suara bising.
Kelainan Ovarium
Tumor ovarium merupakan entititas patologik yang sangat beragam. Keberagaman ini disebabkan oleh adanya tiga jenis sel yang membentuk ovarium normal: epitel penutup (coelomic) permukaan yang multipoten, sel germinativum totipoten, dan sel stroma/ genjel seks yang multipoten.
Disgerminoma merupakan tumor yang berasal dari germ cell, dapat menghasilkan alfa feto protein. Tumor ovarium kesan ganas ini dicurigai disgerminoma jika pada makroskopisnya tampak tumor berwarna putih keabuan dengan konsistensi pada seperti daging disertai area nekrosis dan perdarahan.
Serous Cystadenocarcinoma Ovary ciri mikroskopisnya tampak sel anaplastik dengan bentukan papil yang tumbuh invasif ke dalam stroma dinding kista.
— ) Mature Cystic Teratoma Ovarii atau Kista Dermoid merupakan tumor yang berasal dari diferensiasi ectodermal dari sel yang totipoten. Kista dermoid sering diderita pada wanita selama masa reproduksi dengan keluhan benjolan di regio iliaca dekstra sebesar telur angsa, mobile, kenyal, dan tidak nyeri.
— Kista Dermoid dicurigai apabila pada makroskopis tampak bentukan kista (berongga), terdapat dermal plaque, terdapat rambut, lemak, dan jaringan lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar